Showing all 13 results













Piezometer adalah instrumen geoteknik yang digunakan untuk mengukur tekanan air pori atau tinggi tekanan hidrolik (hydraulic head) di dalam tanah. Ridham Tekno Mandiri menyediakan solusi piezometer yang dirancang untuk menghasilkan data akurat, stabil, dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.
Dalam pekerjaan geoteknik dan hidrogeologi, tekanan air pori (pore water pressure) merupakan parameter utama yang sangat memengaruhi kekuatan geser tanah, stabilitas lereng, dan kinerja struktur bawah tanah. Perubahan tekanan air pori yang tidak terpantau dapat menyebabkan penurunan daya dukung tanah hingga kegagalan struktur.
Prinsip Kerja Piezometer
Piezometer bekerja dengan cara mengukur tekanan air pada titik tertentu di dalam tanah melalui elemen sensitif tekanan yang terhubung ke sistem pembacaan. Nilai tekanan air pori kemudian dikonversi menjadi tinggi muka air atau tekanan hidrolik.
Pengukuran dapat dilakukan secara manual maupun otomatis untuk kebutuhan monitoring jangka pendek dan jangka panjang.
Parameter Geoteknik yang Dimonitor
Piezometer digunakan untuk memantau berbagai parameter penting, antara lain:
• Tekanan air pori (pore water pressure)
• Perubahan tekanan akibat beban struktur
• Fluktuasi muka air tanah
• Kondisi aliran air dalam tanah
• Respon tanah terhadap galian dan timbunan
Data piezometer sangat krusial dalam analisis stabilitas dan perilaku tanah.
Keunggulan Teknis Piezometer
• Akurasi tinggi dalam pengukuran tekanan air pori
• Data repeatable dan stabil untuk analisis jangka panjang
• Tersedia dalam berbagai tipe sesuai kebutuhan proyek
• Dapat digunakan untuk monitoring manual maupun otomatis
• Cocok untuk kondisi tanah dan lingkungan proyek yang kompleks
• Mudah diintegrasikan dengan sistem monitoring geoteknik lainnya
Keunggulan ini menjadikan piezometer sebagai instrumen utama dalam monitoring berbasis risiko.
Jenis Piezometer yang Umum Digunakan
Dalam praktik geoteknik, beberapa jenis piezometer yang umum digunakan meliputi:
• Standpipe piezometer
• Vibrating wire piezometer
• Pneumatic piezometer
• Electrical resistance piezometer
Pemilihan jenis piezometer disesuaikan dengan tujuan monitoring, kondisi lapangan, dan tingkat akurasi yang dibutuhkan.
Parameter Teknis yang Harus Dikontrol
Untuk memastikan validitas data piezometer, beberapa aspek teknis berikut harus diperhatikan:
• Kedalaman dan posisi pemasangan
• Kualitas zona filter dan material grouting
• Stabilitas titik referensi
• Interval dan metode pembacaan data
• Kalibrasi dan verifikasi alat
Kontrol parameter ini penting untuk menghindari kesalahan interpretasi tekanan air pori.
Standar dan Praktik Teknis
Penggunaan piezometer mengacu pada praktik dan standar teknis geoteknik dan hidrogeologi, antara lain:
• Monitoring tekanan air pori pada proyek konstruksi
• Evaluasi stabilitas lereng dan bendungan
• Pengendalian dewatering dan galian dalam
• Analisis konsolidasi dan rembesan tanah
Metode monitoring disesuaikan dengan spesifikasi proyek dan persyaratan teknis.
Aplikasi Piezometer di Lapangan
Piezometer diaplikasikan secara luas pada:
• Bendungan dan struktur penahan air
• Monitoring stabilitas lereng dan tebing
• Proyek galian dalam dan basement
• Fondasi bangunan tinggi
• Terowongan dan struktur bawah tanah
• Pertambangan dan infrastruktur energi
Instrumen ini berfungsi sebagai indikator dini perubahan kondisi hidrolik tanah.
Kompetensi Teknis Ridham Tekno Mandiri
Ridham Tekno Mandiri menyediakan solusi piezometer dengan pendekatan teknis yang terukur:
• Konsultasi teknis pemilihan jenis piezometer
• Perencanaan titik monitoring berbasis risiko
• Instalasi sesuai prosedur geoteknik
• Monitoring, evaluasi, dan interpretasi data
• Penyusunan laporan teknis dan dukungan purna jual
Kami berfokus pada akurasi data, konsistensi pengukuran, dan kepatuhan terhadap standar teknis