RidhamTeknik – Ultrasonic Flaw Detector bekerja dengan mengirimkan gelombang ultrasonik berfrekuensi tinggi ke dalam logam las untuk mendeteksi adanya cacat seperti crack, void, atau inclusion. Ketika gelombang mengenai cacat, sebagian energi dipantulkan kembali dan ditampilkan sebagai sinyal pada layar alat. Melalui interpretasi sinyal pantulan ini, operator dapat mengetahui lokasi, ukuran, dan jenis cacat tanpa merusak material.
Dalam dunia industri, terutama di bidang konstruksi, minyak dan gas, hingga manufaktur, kualitas sambungan las tidak bisa dianggap sepele. Las yang tampak mulus di permukaan belum tentu sempurna di dalamnya. Bisa saja ada retakan halus, rongga udara, atau bagian yang tidak menyatu dengan sempurna. Jika dibiarkan bisa memicu kerusakan serius di kemudian hari.
Nah, untuk memastikan sambungan las benar-benar solid, para teknisi biasanya menggunakan Ultrasonic Flaw Detector (UFD). Alat ini digunakan untuk memeriksa apakah terdapat cacat atau tidak pada hasil las.
Cara Kerja Ultrasonic Flaw Detector Mendeteksi Cacat Las
Ultrasonic Flaw Detector menggunakan gelombang ultrasonik, gelombang suara berfrekuensi tinggi yang tidak bisa didengar oleh telinga manusia. Cara kerjanya mirip seperti ketika kelelawar menggunakan sonar untuk mengenali lingkungan: alat ini memancarkan gelombang suara, lalu “mendengarkan” pantulannya.
Cara kerjanya sederhana, ultrasonic flaw detector mengirimkan gelombang ultrasonik frekuensi tinggi ke dalam material las menggunakan transducer. Transducer ini berfungsi sebagai pengubah energi listrik menjadi getaran ultrasonik. Ketika gelombang tersebut merambat di dalam logam dan bertemu dengan bagian yang tidak homogen, seperti crack, void, atau inclusion, sebagian gelombang akan dipantulkan kembali ke arah transducer.
Gelombang pantul yang diterima disebut echoes, dan alat detektor kemudian menampilkan pantulan tersebut dalam bentuk sinyal di layar monitor. Dari sinyal inilah, operator bisa menganalisis apakah di dalam sambungan las ada cacat atau tidak.
Reflection Theorem: Rahasia di Balik Gelombang Pantul
Prinsip utama yang membuat alat ini bekerja adalah reflection theorem, sebuah teori yang menyatakan bahwa gelombang ultrasonik akan dipantulkan ketika melewati batas dua material yang memiliki acoustic impedance berbeda.
Cacat di dalam las, seperti retakan atau rongga, menciptakan perbedaan impedance ini. Saat gelombang mencapai area tersebut, sebagian energinya dipantulkan, sementara sisanya terus merambat lebih dalam.
Nah, waktu yang dibutuhkan gelombang pantul untuk kembali ke transducer menunjukkan kedalaman cacat, sedangkan amplitudo dan bentuk sinyal menggambarkan ukuran dan karakteristik cacat tersebut. Operator yang berpengalaman mampu membaca pola-pola ini untuk menentukan apakah las dalam kondisi baik atau perlu diperbaiki.
Material Tetap Bisa Digunakan Karena Metode Non-Destructive Test
Salah satu keunggulan dari Ultrasonic Flaw Detector yaitu alat ini menggunakan metode non destructive test. Artinya, alat ini bisa memeriksa kondisi internal sambungan las tanpa merusak material sedikit pun. Ini tentu berbeda dengan metode uji destruktif yang mengharuskan pengambilan sampel atau pemotongan bagian logam.
Selain itu, tampilan waveform pada layar Ultrasonic Flaw Detector ini memberikan gambaran yang sangat detail. Setiap pantulan gelombang ditampilkan sebagai grafik, lengkap dengan waktu dan amplitudo pantulannya. Operator bisa menginterpretasikan grafik ini untuk menentukan seberapa dalam dan besar cacat yang ditemukan.
Meskipun alat ini sangat canggih, keberhasilan deteksi tetap bergantung pada kemampuan operator. Seorang operator terlatih dapat mengenali perbedaan antara pantulan dari cacat nyata dengan pantulan dari batas material normal.
Mereka harus memahami berbagai faktor yang memengaruhi hasil pengujian seperti jenis logam, sudut probe, kecepatan rambat gelombang, hingga kalibrasi alat. Kombinasi antara keahlian manusia dan kecanggihan alat inilah yang membuat deteksi cacat las dengan UFD begitu efektif.
Beli Ultrasonic Flaw Detector di RidhamTeknik.com
Secara sederhana, Ultrasonic Flaw Detector bekerja dengan mengirimkan gelombang ultrasonik ke dalam material las, alat ini mampu mendeteksi retakan, rongga, dan ketidaksempurnaan lainnya secara cepat dan akurat tanpa perlu merusak struktur.

Anda bisa cek produk ultrasonic testing yang kami jual di sini : Jual Ultrasonic Flaw Detector
Nah, jika Anda ingin membeli Ultrasonic Flaw Detector atau mau tanya-tanya lebih dulu bisa menghubungi tim RidhamTeknik. Kami melayani pemesanan dan pengiriman ke seluruh Indonesia.
Whatsapp 1 : 0852 8305 2305
Whatsapp 2 : 0823 2364 4140
Email : sales2rtm@gmail.com





