Ketebalan dinding pipa menjadi salah satu parameter penting dalam kegiatan inspeksi dan maintenance fasilitas industri. Pipa yang terus digunakan dapat mengalami penipisan akibat korosi, erosi, abrasi, maupun kondisi operasi tertentu. Perubahan tersebut tidak selalu terlihat dari luar sehingga diperlukan metode inspeksi yang mampu mengetahui ketebalan aktual material tanpa harus membongkar atau memotong pipa.
Salah satu metode yang banyak digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah ultrasonic thickness measurement. Teknologi ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mengetahui ketebalan material berdasarkan waktu tempuh gelombang dari permukaan menuju bagian belakang material dan kembali ke transducer.
Ultrasonic thickness gauge dapat digunakan pada berbagai aset seperti pipa, pressure vessel, tangki, boiler, plat baja, struktur logam, hingga komponen mesin.
Mengapa Ultrasonic Thickness Gauge Digunakan untuk Inspeksi Pipa?
Salah satu kelebihan utama ultrasonic thickness gauge adalah kemampuannya melakukan pengukuran dari satu sisi material. Inspector tidak perlu mengakses bagian dalam pipa secara langsung untuk mendapatkan informasi mengenai ketebalan dinding.
Hal ini sangat berguna pada sistem perpipaan yang bagian dalamnya berisi fluida, berada di area sulit dijangkau, atau tidak memungkinkan dilakukan pembongkaran.
Pada program maintenance, data ketebalan juga dapat dibandingkan dengan hasil inspeksi sebelumnya. Dengan demikian, tim engineering dapat melihat apakah terjadi kecenderungan penipisan pada titik tertentu.
Dalam konteks corrosion monitoring, yang dicari bukan hanya kondisi pipa pada saat inspeksi, tetapi juga perubahan ketebalan dari waktu ke waktu. Karena itu, pemilihan alat, probe, prosedur kalibrasi, serta penentuan titik pengukuran perlu dilakukan secara konsisten.
Rekomendasi Ultrasonic Thickness Gauge TIME
TIME memiliki beberapa seri ultrasonic thickness gauge yang dapat digunakan untuk kebutuhan pengukuran material dan inspeksi pipa. Salah satu model yang cukup dikenal adalah TIME TT100, sementara seri TT300 menyediakan konfigurasi dengan kemampuan yang lebih luas.
1. TIME TT100
TIME TT100 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan pengukuran ketebalan material yang relatif sederhana dan membutuhkan perangkat handheld yang praktis.
Menurut dokumentasi produk, TT100 menggunakan prinsip ultrasonic pulse-echo dan dapat digunakan untuk mengukur material logam maupun material non-logam yang dapat menghantarkan gelombang ultrasonik. Manual TT100 juga secara khusus mencantumkan penggunaan untuk memantau pipa dan pressure vessel terhadap penurunan ketebalan akibat korosi atau erosi.
Probe standar 5 MHz dapat digunakan untuk pengukuran umum. Tersedia pula pilihan probe dengan frekuensi berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan material dan kondisi benda yang diperiksa.
Untuk kebutuhan pipa, salah satu informasi yang perlu diperhatikan adalah diameter minimum benda kerja yang dapat diukur menggunakan probe tertentu. Dokumentasi produk yang tersedia mencantumkan kemampuan pengukuran pipa dengan diameter minimum tertentu, sehingga pemilihan probe harus disesuaikan dengan diameter dan ketebalan pipa di lapangan.
TT100 juga memiliki fitur seperti pengaturan kecepatan suara material, indikator coupling, penyimpanan sejumlah hasil pengukuran, serta pemilihan satuan mm atau inch.
Model ini dapat menjadi pilihan ketika kebutuhan utamanya adalah spot measurement ketebalan pipa, plat, tangki, atau komponen logam tanpa membutuhkan analisis A-scan yang kompleks.
2. TIME TT300
Untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan pengukuran dan dokumentasi yang lebih luas, seri TIME TT300 dapat dipertimbangkan.
Dokumentasi seri TT300 mencantumkan beberapa model, termasuk TT300, TT310, TT320, dan TT340. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dalam hal rentang pengukuran, resolusi, temperatur kerja, dan aplikasi material.
TIME TT300, misalnya, memiliki rentang pengukuran yang dipublikasikan sekitar 0,75–300 mm pada baja, dengan resolusi yang dapat mencapai 0,01 mm untuk ketebalan tertentu. Seri tersebut juga mendukung pengaturan kecepatan suara, two-point calibration, penyimpanan hasil pengukuran, minimum measurement capture, dan beberapa fungsi pendukung lainnya.
Kelebihan seri seperti TT300 menjadi lebih relevan ketika ultrasonic thickness gauge digunakan bukan hanya untuk satu atau dua pengukuran, tetapi menjadi bagian dari kegiatan inspeksi yang dilakukan secara rutin.
3. TIME TT320 untuk Kondisi Temperatur Lebih Tinggi
Kondisi temperatur menjadi faktor penting dalam inspeksi pipa industri.
Pipa pada fasilitas proses tertentu dapat berada dalam kondisi panas sehingga penggunaan thickness gauge biasa perlu dipertimbangkan dengan hati-hati. TIME memiliki model TT320 yang dirancang untuk pengukuran pada temperatur lebih tinggi dibandingkan model standar.
Dokumentasi seri TT300 mencantumkan TT320 dengan rentang pengukuran baja sekitar 5–80 mm untuk kondisi high-temperature dan 1,2–225 mm pada temperatur ruang.
Namun, penggunaan ultrasonic thickness gauge pada material panas tetap membutuhkan perhatian terhadap spesifikasi probe, temperatur permukaan, couplant, prosedur pengukuran, dan batas operasi instrumen.
Artinya, jangan memilih alat hanya karena tertulis “high temperature”. Pastikan temperatur aktual pipa dan konfigurasi probe memang berada dalam rentang yang diperbolehkan produsen.
Rekomendasi Ultrasonic Thickness Gauge NOVOTEST
NOVOTEST memiliki pilihan ultrasonic thickness gauge yang cukup beragam. Produk-produknya mencakup perangkat handheld dasar, versi dengan perlindungan lebih tinggi, A-scan, hingga instrumen dengan teknologi EMAT.
Untuk inspeksi ketebalan pipa, beberapa model yang menarik untuk dipertimbangkan adalah UT-1M, UT-1M-IP, UT-1M-ST, dan UT-2A.
4. NOVOTEST UT-1M
NOVOTEST UT-1M merupakan ultrasonic thickness gauge yang dirancang untuk pengukuran ketebalan dari satu sisi dengan berbagai pilihan probe.
Dokumentasi NOVOTEST mencantumkan rentang pengukuran pada baja sekitar 0,45–1500 mm, tergantung material, permukaan, dan probe yang digunakan. Probe yang tersedia mencakup frekuensi 2,5 MHz, 5 MHz, dan 10 MHz, sedangkan probe opsional mencakup frekuensi rendah untuk material yang lebih tebal.
Untuk pekerjaan corrosion monitoring pada pipa, salah satu fitur yang menarik adalah dukungan terhadap Echo-Echo atau through-coating measurement menggunakan probe yang sesuai. Dengan konfigurasi tersebut, pengukuran ketebalan dapat dilakukan melalui coating pada kondisi yang memenuhi persyaratan metode tersebut.
UT-1M juga memiliki Normal Mode, B-scan, dan Control Mode. B-scan dapat memberikan informasi profil perubahan ketebalan sepanjang jalur pengukuran, sehingga pengguna tidak hanya mendapatkan satu angka thickness measurement.
Untuk inspector yang membutuhkan perangkat relatif fleksibel untuk pekerjaan lapangan, konfigurasi UT-1M dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan probe dan kondisi material.
5. NOVOTEST UT-1M-IP
Jika inspeksi dilakukan di lingkungan yang berdebu, lembap, atau berpotensi terkena air, NOVOTEST UT-1M-IP layak masuk dalam daftar pertimbangan.
Versi IP ini menggunakan housing tersegel dan memiliki perlindungan IP65. Dokumentasi produknya juga mencantumkan opsi peningkatan perlindungan hingga IP67 untuk kondisi tertentu.
Karakteristik tersebut dapat relevan untuk pekerjaan inspeksi di area outdoor, fasilitas industri, area konstruksi, maupun lokasi yang memiliki kondisi lingkungan lebih berat dibandingkan ruang inspeksi yang bersih dan kering.
UT-1M-IP juga mendukung berbagai probe dengan rentang pengukuran berbeda. Pada konfigurasi tertentu, rentang pengukuran baja dapat mencapai material yang sangat tebal, sehingga pemilihan probe tetap menjadi faktor utama.
6. NOVOTEST UT-1M-ST
Untuk lingkungan kerja yang memiliki risiko benturan atau membutuhkan housing lebih kuat, tersedia NOVOTEST UT-1M-ST.
Berbeda dengan versi standar, UT-1M-ST menggunakan housing logam yang dirancang untuk menghadapi kondisi operasional yang lebih berat. Dokumentasi NOVOTEST menjelaskan bahwa versi ST ditujukan untuk kondisi ekstrem dengan risiko perangkat mengalami kerusakan mekanis.
Untuk kegiatan inspeksi lapangan, aspek seperti ketahanan housing bisa menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting dibandingkan spesifikasi elektroniknya.
Alat thickness gauge yang memiliki kemampuan pengukuran bagus tetap membutuhkan perlindungan yang memadai jika digunakan berulang kali di area industri.
7. NOVOTEST UT-2A dengan A-Scan
Jika pekerjaan inspeksi membutuhkan informasi sinyal ultrasonik yang lebih detail, NOVOTEST UT-2A dengan A-scan dapat menjadi opsi yang perlu dipertimbangkan.
Berbeda dengan thickness gauge yang hanya menampilkan nilai ketebalan, A-scan memungkinkan inspector melihat representasi sinyal ultrasonik yang diterima instrumen. Informasi tersebut dapat membantu pengguna yang membutuhkan evaluasi sinyal lebih mendalam.
NOVOTEST mengategorikan UT-2A sebagai ultrasonic thickness gauge dengan A-scan yang dapat digunakan untuk pekerjaan expert ultrasonic testing di laboratorium maupun kondisi lapangan.
Model seperti ini lebih cocok ketika pekerjaan sudah masuk ke kebutuhan inspeksi ultrasonik yang lebih teknis dan operator memiliki kompetensi untuk menginterpretasikan A-scan.
Bagaimana Memilih TIME atau NOVOTEST untuk Pipa?
Pemilihan alat sebaiknya dimulai dari kondisi objek yang akan diperiksa, bukan dari mereknya.
Jika kebutuhan Anda hanya melakukan pengukuran ketebalan secara berkala pada pipa dengan kondisi permukaan relatif baik, model handheld seperti TIME TT100 dapat menjadi salah satu pilihan yang praktis.
Jika membutuhkan kemampuan dan fitur yang lebih luas, seri TIME TT300 dapat dipertimbangkan.
Sementara itu, NOVOTEST UT-1M menawarkan pilihan probe yang luas, B-scan, serta opsi Echo-Echo untuk pengukuran melalui coating. UT-1M-IP lebih menarik untuk lingkungan yang membutuhkan perlindungan terhadap debu dan kelembapan, sedangkan UT-1M-ST ditujukan untuk kebutuhan dengan risiko benturan mekanis yang lebih tinggi.
Untuk inspeksi yang membutuhkan tampilan sinyal ultrasonik secara lebih detail, NOVOTEST UT-2A dengan A-scan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan thickness gauge basic.
Jangan Lupakan Pemilihan Probe
Dalam ultrasonic thickness measurement, unit elektronik bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil.
Probe atau transducer memiliki peran yang sangat penting.
Frekuensi probe memengaruhi kemampuan penetrasi dan resolusi pengukuran. Material yang tipis biasanya membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan material yang sangat tebal. Begitu pula dengan pipa berdiameter kecil, permukaan kasar, area dengan korosi, atau material yang memiliki coating.
Karena itu, saat meminta penawaran ultrasonic thickness gauge, sebaiknya jangan hanya menyebutkan nama alat. Informasikan juga jenis material, kisaran ketebalan, diameter pipa, kondisi permukaan, keberadaan coating, temperatur permukaan, serta tujuan inspeksi.
Dengan informasi tersebut, distributor dapat membantu menentukan konfigurasi probe yang lebih sesuai.
Pentingnya Kalibrasi Sebelum Mengukur Ketebalan Pipa
Hasil ultrasonic thickness measurement tidak boleh langsung dianggap akurat hanya karena angka sudah muncul di layar.
Sebelum inspeksi, alat perlu dikalibrasi sesuai prosedur dan material yang akan diperiksa. Kecepatan rambat gelombang ultrasonik berbeda antara material yang satu dengan lainnya.
Permukaan benda kerja juga perlu diperhatikan. Karat lepas, kotoran, coating yang tidak sesuai, permukaan kasar, atau coupling yang buruk dapat memengaruhi kualitas pembacaan.
ASTM E797/E797M menjadi salah satu referensi penting untuk praktik pengukuran ketebalan menggunakan metode manual ultrasonic pulse-echo contact. Dalam penerapan di lapangan, prosedur inspeksi tetap perlu disesuaikan dengan material, kondisi objek, instrumen, probe, dan tujuan pemeriksaan.
Untuk pipa industri, keputusan tersebut sebaiknya mempertimbangkan ketebalan material, diameter pipa, jenis material, kondisi permukaan, coating, temperatur, akses inspeksi, kebutuhan penyimpanan data, serta kompetensi personel yang akan melakukan pengukuran.
Untuk kebutuhan corrosion monitoring pipa, jangan hanya melihat rentang ukur atau resolusi alat. Probe, metode pengukuran, kondisi permukaan, coating, temperatur, kalibrasi, dan prosedur inspeksi memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas data yang diperoleh.
Dengan memilih konfigurasi yang tepat dan melakukan pengukuran secara konsisten, data ketebalan dapat menjadi bagian penting dari program maintenance, corrosion monitoring, dan evaluasi kondisi aset industri.
Beli Ultrasonic Thickness Gauge di Ridham Teknik

Ridham Teknik merupakan perusahaan supplier dan distributor berbagai peralatan NDT, salah satunya Ultrasonic Thickness Gauge. Kami melayani pengiriman ke seluruh kota di Indonesia.
Konsultasikan kebutuhan Anda pada tim Ridham Teknik, tim kami akan memberikan rekomendasi instrumen atau alat yang sesuai dengan kebutuhan Anda :
WhatsApp 1: 0852-8305-2305
WhatsApp 2: 0823-2364-4140
Email: sales2rtm@gmail.com




